Tuesday, June 25, 2013

Drama Musikal: Cinta Kita Sejati

Ini aku buat karena keisengan saja :D Semoga kalian suka :))

Tokoh dan Karakter:
CE: smart, cool, cantik, kaya, banyak yang suka
CO: standar, kuper, culun, jelek, serba pas-pasan

Alur Cerita:
CO: Awalnya ku tak mengerti apa yang sedang kurasakan
Segalanya berubah dan rasa rindu itu pun ada
Sejak kau hadir di setiap malam di tidurku
Aku tahu sesuatu sedang terjadi padaku

Sudah sekian lama kualami pedih putus cinta
Dan mulai terbiasa hidup sendiri tanpa asmara
Dan hadirmu membawa cinta sembuhkan lukaku
Kau berbeda dari yang ku kira

Aku jatuh cinta kepada dirinya
Sunguh-sungguh cinta oh apa adanya
Tak pernah ku ragu namun tetap selalu menunggu

Sungguh aku jatuh cinta kepadanya
(Roulette - Aku Jatuh Cinta)

Si CO jatuh cinta sama si CE, si CO kirim surat menyatakan cintanya sama si CE... tapi...
CE:  Ketika mimpimu yang begitu indah
Tak pernah terwujud ya sudahlah
Saat kau berlari mengejar anganmu
Dan tak pernah sampai ya sudahlah


Meski ditolak, si CO gak nyerah buat dapatin hati si CE
CO:  Hadirnya dirimu berikan suasana baru
Kau mampu tenangkan aku di saat risau dalam hatiku
(Vagetos - Kehadiranmu)
CE:  Ternyata hati.. tak bisa berdusta
Meski ku coba.. tetap tak bisa..
(Rio Febrian - Jenuh)
CO: Kaulah darahku.. juga nadiku..
kaulah nafasku.. juga  jantungku...
Engkaulah hatiku dan juga jiwaku
(Naff - Kaulah Hidup dan Matiku)
CE: Janganlah lagi kau mengingatku kembali
Aku bukanlah untukmu
Meski kau memohon dan meminta hatiku
(Rossa - Aku Bukan Untukmu, dengan perubahan)
CO: Biarkan ku menggapaimu..
(Anima - Bintang)
CE: Setelah ku pahami kau bukan yang terbaik.. yang ada di hatiku..
Tak dapat ku sangsikan.. Ternyata dirinyalah yang mengerti aku bukanlah dirimu..
(Samsons - Bukan Diriku, dengan perubahan)
CO: Aku menangis mengenangmu.. segala tentangmu.. 
Ku memanggilmu.. dalam hati lirih..
(Ari Lasso- Lirih)
CE: Cinta ini menggelisahkan aku membuat aku gila..
(Dirly - Sampai ke Ujung Dunia)

Dengan menangis si CO bernyanyi di depan si CE..
CO: Tertegun ku memandangmu.. Saat kau tinggalkanku menangis..
Bodohnya ku mengharapmu.. Jelas sudah tak kau pedulikan cintaku..
(Ada Band - Setengah Hati)

Si CO berlari meninggalkan si CE.. Secara sembunyi si CE bernyanyi..
CE: Usaplah air mata yang mengalir membasahi pipimu
Angkatlah ke atas dagumu yang tertunduk layu
Jangan menyerah, jangan mengalah
Bangunlah, bangkitkan semangat juangmu hingga membara..
Yakinkan pastikan inilah puncak segalanya..
Berbanggalah karena kau adalah SANG JUARA..
( Bondan F2B - Sang Juara, dengan perubahan)

Paginya si CO menghampiri si CE membawa gitar sambil bernyanyi..
CO: Ribuan hari aku menunggumu.. Jutaan lagu tercipta untukmu..
Apakah kau akan terus begini..
Masih adakah celah di hatimu yang masih bisa ku tuk singgahi
Cobalah aku kapan engkau mau..
(Sheila ON 7 - Itu Aku)

dengan berpura-pura benci si CE menjawab..
CE:  Kau membuat ku berantakan
Kau membuat ku tak karuan
Kau membuat ku tak berdaya
Kau menggangguku! Menyusahkan aku!

(D' Masiv - Cinta Ini membunuhku, dengan perubahan)
CO:  Bagaimana mestinya...Membuatmu jatuh hati kepadaku 
Tlah kutuliskan sejuta puisi.. Meyakinkanmu membalas cintaku..
Haruskah ku mati karena mu.. Terkubur dalam kesedihan sepanjang waktu 

Haruskah kurelakan hidupku.. Hanya demi cinta yg mungkin bisa membunuh ku 
Hentikan denyut nadi jantung ku.. Tanpa kau tau betapa suci hatiku.. Untuk memiliki mu
(Ada Band - Haruskah Ku Mati)

Si CO pergi dan mulai detik itu dia berniat untuk tidak menganggu dan tidak mau tahu tentang si CE..
Di tengah keramaian sebenarnya si CE selalu memperhatikan si CO, sesungguhnya dia sangat mencintai si CO. Si CO sangat jutek sekali dan terlihat illfeel.
CE:    Oh.. Maaf.. Maafkan diriku.. Yang telah membuat hatimu terluka 
Hanya kau cintaku.. Ku tak pernah pikir tuk pergi darimu.. Walau hanya sekejap saja
(Rio Febrian - Maaf)

Si CE meneteskan air mata di tengah keramaian..
Si CO merasa tersiksa dengan apa yang ia perbuat sekarang, siang itu tanpa sengaja si CO dan si CE berhadap-hadapan di lapangan kampus. Si CO memalingkan muka.. si CE menutup mata.. mereka saling pergi menjauhi.
Si CO membalikkan badan melihat si CE..
CO: Satu masa telah terlewati.. Benci dan rindu merasuk di kalbu 
Ada apa dengan cintaku.. Sulit untuk aku ungkap semua
(Melly - AADC)

Si CO berlari menjauh, melanjutkan pekerjaannya berjualan . Tiga tahun mereka terus seperti itu, sampai akhirnya si CO melanjutkan study S2 di sekolah yang si CE tidak tahu. Si CE sangat-sangat kehilangan si CO.
CE: Dirimu meninggalkanku.. Saat ku benar-benar mencintaimu 
Jejakmu yang semakin menjauh.. Saat hatiku luluh karenamu 
Seharusnya kau ada di sini saatku menangis 
Semestinya kau memelukku Saat aku ringkih
(The Moon - Embun)

Nyanyinya di tengah masalah yang mendera hidupnya.
Setelah si CE sukses dan cukup umur berumah tangga, ia sangat-sangat meridukan si CO.. di tengah malam ia bernyanyi..
CE: Aku ingin engkau ada disini.. menemaniku saat sepi.. menemaniku saat gundah
berat hidup ini tanpa dirimu.. ku hanya mencintai kamu.. ku hanya memiliki kamu
aku rindu setengah mati kepadamu.. sungguh ku ingin kau tahu aku rindu setengah mati
meski tlah lama kita tak bertemu.. ku slalu memimpikan kamu.. ku tak bisa hidup tanpamu

(D' Masiv - Rindu Setengah Mati)

Di belahan bumi yang lain, si CO berteriak di tempat yang dijanjikan mimpi.. di sebuah negara sepak bola terkenal di luar sana.. Ia bernyanyi untuk si CE..
CO: Kaulah…Belahan jiwaku.. Kaulah…Curahan hatiku 
Kaulah…Cahaya hidupku.. Kaulah…Segalanya
(DOT - Belahan Jiwa)

Si CE memutuskan mencari si CO hingga ketemu, tidak akan pulang sebelum menemukan si CO..
CE:  Belum pernah aku jatuh cinta.. Sekeras ini seperti ini seperti padamu 
Jangan sebut aku wanita.. Bila tak bisa dapatkan engkau..
(Anda - Menghitung Hari 2)

Si CE bertanya kesana kemari, namun tak pernah ada jawaban. Tiga tahun sudah ia mencarinya. Si CO telah kembali ke Indonesia. Ia mengabdikan diri menjadi guru lepas di pelosok-pelosok negeri, sambil mengawasi perusahaan yang ia dirikan. Di tengah ia melamun di sebuah pelosok negeri, sambil mengajar anak-anak, ia bersenandung..
CO:  Takkan pernah habis air mataku.. Bila ku ingat tentang dirimu 
Mungkin hanya kau yang tahu.. Mengapa sampai saat ini ku masih sendiri
(Kerispatih - Mengenangmu)

Di situasi lain, setelah si CE pulang dari pekerjaannya sebagai dokter, ada seorang teman menelepon si CE memberikan kabar keberadaan si CO dari koran yang temannya baca, bahwa si CO telah menjadi pengusaha sukses. Tak kepalang senang si CE mendengar hal itu, besoknya ia putuskan untuk pergi ke perusahaan itu.
CE:  Cinta 'kan membawamu.. kembali disini, menuai rindu membasuh perih
Bawa serta dirimu, dirimu yang dulu.. Mencintaiku apa adanya

(Reza Artamevia - Cinta Kan Membawamu)

Dengan hati berbunga-bunga ia datang di perusahaan itu, sayang seribu kali sayang, manager memberitahukan kalau direkturnya tengah mengajar di daerah Maluku.
CE:  Mungkinkan kita kan slalu bersama.. Walau terbentang jarak antara kita
Biarkan kupeluk erat bayangmu.. Tuk melepaskan semua kerinduanku

(Stinky - Mungkinkah)

Si CE memutuskan cuti dari rumah sakit dan memutuskan terbang langsung ke Maluku. Di sana ia menemukan pengalaman-pengalaman baru yang begitu berharga, dia mengobati orang-orang yang sakit, bertemu dengan kebudayaan aneh yang tak tersentuh pengobatan modern, dan melihat betapa menderitanya orang-orang pelosok di sana: sedikit makanan, listrik tak ada, serba terbatas.
Setelah melewati perjuangan besar menemukan si CO, akhirnya waktu yang dinantikan itu pun tiba. Dari depan sebuah rumah doyong yang diusahakan, si CE menangis  namun tak terlihat oleh si CO, si CO tidak menyadari keberadaan si CE, ia tengah asyik mengajar kesenian jam lima-an sore ke muridnya sambil bernyanyi..
CO + murid-murid: Kota Ambon ibu negri tanah Maluku
Di pinggir laut tempat beta bersatu
Dilihat dari jauh gunung Salahutu
Beta ingat beta dahulu di ditu
Bulan terang benderang di pinggirnya pantai
Bunyi gitar suara tifa ramai ramai
Kota Ambon dengan teluk yang indah permai
Apa tempo beta lihat Oselae 

(Lagu Daerah - Gunung Salahutu)

Seorang murid menunjuk si CE di depan pintu, si CO langsung mengalihkan wajah ke arah yang ditunjuk muridnya itu, dan...... dengan perasaan yang tak dapat dilukiskan kata-kata.. Si CO mendekati si CE...
CE:  Ku coba untuk melawan hati Tapi hampa terasa di sini tanpamu 
Bagiku semua sangat berarti lagi Kuingin kau disini Tepiskan sepiku bersamamu
(Nineball - Hingga Akhir Waktu)

Si CO menangis di depan muridnya, ia memegang tangan si CE dan membawanya ke pantai ditemani deburan ombak yang indah..
CO:  Dirimu…Tak pernah menyadari.. Semua…Yang telah kau miliki 
Kau buang aku, tinggalkan diriku.. Kau… hancurkan aku seakan ku tak pernah ada
(Vierra - Perih)
CE:  Ku tahu kamu bosan, ku tahu kamu jenuh 
Ku tahu kamu tak tahan lagi.. Ini semua salahku, ini semua sebabku 
Ku tahu kamu tak tahan lagi..
(Vierra - Takut)
CO bernyanyi dalam hati:  (Jangan takut, jangan sedih Aku pasti setia)
CE:  Aku takut kamu pergi Kamu hilang, kamu sakit Aku ingin kau di sini Di sampingku selamanya..
(Vierra - Takut)
CO:  Sungguh aku tak bisa, sampai kapanpun tak bisa 
Membenci dirimu, sesungguhnya aku tak mampu 
Sulit untuk ku bisa, sangat sulit ku tak bisa 
Memisahkan segala cinta dan benci yang ku rasa
(Geisha - Cinta dan Benci)

Si CO merogoh cincin dari sakunya, dia merunduk sambil bernyanyi..
CO:  Dengarkanlah wanita pujaanku Malam ini akan kusampaikan 
Hasrat suci kepadamu dewiku Dengarkanlah kesungguhan ini
Aku ingin, mempersuntingmu Tuk yang pertama dan terakhir
Jangan kau tolak dan buatku hancur Ku tak akan mengulang tuk meminta 

Satu keyakinan hatiku ini Akulah yang terbaik untukmu
(Yovie and Nuno - Janji Suci)
CE: Biarkanlah kata sayang yang slalu terucap Biarkanlah kata cinta yang selalu kudengar 
Karena kaulah kekasih hati, yang selama ini yang aku cari..
(Yangseku - Pujaan Hati)
CO: Tersadar didalam sepiku Setelah jauh melangkah 
Cahaya kasihmu menuntunku Kembali dalam dekap tanganmu
Terima kasih cinta untuk segalanya Kau berikan lagi kesempatan itu 

Tak akan terulang lagi Semua kesalahanku yang pernah menyakitimu
(Afgan - Terima Kasih Cinta)

Pada hari jumat, akad nikah mereka pun dilaksanakan.. mereka telah resmi menjadi suami istri. Mereka mengadakan resepsi pernikahan di gedung serba guna nan bersejarah di kota si CE..
CO:  Menantimu hingga saat Cintaku temukan dirimu 
Usai sudah sampai di sini Berdiri melabuhkan asmara
menikah denganku menempatkan cinta
melintasi perjalanan usia..

CE: menikah denganmu menetapkan jiwa
bertahtakan kesetian cinta selamanya...

(Kahitna - Menikahimu)

Kemudian mereka tinggal di rumah sederhana yang sangat berseni dan asri, mereka dikaruniai tiga anak: dua pria dan terakhir wanita. Dalam sebulan, empat kali mereka datang ke pelosok-pelosok negeri untuk sebentar mengajar dan memberikan pelayanan kesehatan dan pengobatan. Perusahaan yang si CO dirikan dikelola bersama-sama dengan si CE sambil membangun cabang baru di luar Jawa. Mereka juga berniat membangun sebuah sekolah dan rumah sakit di Irian Jaya dari keuntungan usaha mereka.
CO:  Saat bahagiaku duduk berdua denganmu Hanyalah bersamamu
CE:  Mungkin aku terlanjur Tak sanggup jauh dari dirimu Ku ingin engkau selalu
CO dan CE: ‘tuk jadi milikku Ku ingin engkau mampu 
Ku ingin engkau selalu bisa Temani diriku sampai akhir hayatmu
Meskipun itu hanya terucap..
CO: Dari mulutmu..
CE: Dari dirimu..
CO dan CE: Yang terlanjur mampu Bahagiakan aku hingga ujung waktuku Selalu…
(Ungu feat Andien - Saat Bahagia)

Dua puluh tahun sudah pernikahan mereka, anak-anak mereka kini telah tumbuh dewasa, mereka bertiga dekat sekali dengan ayah dan bunda mereka. Setiap detik kasih sayang dan perhatian selalu si CO dan si CE curahkan untuk mereka. Kini mereka melanjutkan sekolah di Harvard University untuk anak pertamanya, Cambridge University untuk anak keduanya, dan anak ketiganya masih SMA di SMA teladan di kotanya, akidah dan moral adalah pendidikan utama yang si CO dan si CE tanamkan dari kecil.

Titik-titik tahun setelahnya..

Si CE dan si CO telah menjadi nenek-nenek dan kakek-kakek sekarang, tiba-tiba si CE benrnyanyi mengenang kisahnya dari awal hingga sekarang..
CE: Oh tuhan ku cinta dia Berikanlah aku hidup 
Takkan ku sakiti dia Hukum aku bila terjadi
Aku tak mudah untuk mencintai Aku tak mudah mengaku ku cinta 
Aku tak mudah mengatakan Aku jatuh cinta
Senandungku hanya untuk cinta Tirakatku hanya untuk engkau 

Tiada dusta sumpah ku cinta Sampai ku menutup mata
(Acha - Sampai Menutup Mata)

Hari itu si CE menghabiskan hari yang indah berdua dengan si CO. Saat sholat Isya berjamaah dengan si CO, tiba-tiba si CE roboh dari sholatnya dan menghembuskan nafas terakhirnya... Anak dan cucu sangat kehilangan, terlebih untuk suaminya, si CO..

CO: Meski waktu datang dan berlalu sampai kau tiada bertahan 
Semua tak 'kan mampu mengubahku Hanyalah kau yang ada di relungku 
Hanyalah dirimu mampu membuatku jatuh dan mencinta 
Kau bukan hanya sekedar indah Kau tak akan terganti
(Marcel - Takkan Terganti)

Titik-titik hari kemudian si CO menyusul si CE, berpulang ke rahmatullah. Makam mereka di letakkan berdampingan...

SELESAI.

bagaimana kau merasa bangga akan dunia yang sementara 
bagai manakah bila semua hilang dan pergi meninggalkan diri mu
bagimanakah bila saatnya waktu terhenti tak kau sadari 
masikah ada jalan bagi mu untuk kembali mengulang ke masa lalu
dunia....di penuhi dengan hiasan semua..dan sgala yang ada akan kembali padaNya
bila waktu tlah memanggil teman sejati hanyalah amal
bila waktu tlah terhenti teman sejati tinggalah sepi...
Cepu, 14-15 Januari 2012
Isma Swastiningrum

No comments:

Post a Comment