Sunday, October 27, 2013

The Way To Belief


Ringkasan ceramah Ust. Felix Siauw di Laboratorium agama Masjid UIN Sunan Kalijaga tanggal 26 Oktober dengan tema: “The Way To Belief”.
 
Orang yang disibukkan dengan kebaikan adalah orang yang beruntung :)

Ya, begitulah kata ustadz Feliix kepada hadirin yang hadir, yang udah mau capek-capek datang ke majelis ini. Ustadz memulai ceramah tentang cerita “sebuah pohon”. Pohon yang baik itu seperti kalimat yang baik. Kita bisa melihat kebaikan itu dari kekarnya batang, teduhnya, enak dilihat, mendamaikan. Seperti halnya seorang muslim. Bukan muslim namanya jika ia membuat orang lain merasa terancam dan tersakiti. Jadilah pohon yang baik. Karena puncak menjadi seorang muslim adalah kebermanfaatan. Yaitu kebermanfaaan yang bisa dirasakan langsung. Kaitannya dengan iman, iman itu dianalogikan seperti akar dalam sebuah pohon. Ia adalah pondasi awal, sebagus apa pun sebuah pohon jika akarnya busuk cepat lambat ia akan kelihatan. Iman itu amal kalbu, walaupun tidak terlihat tapi bisa di indikasikan lewat ucapan dan perbuatan.
ISLAM, adalah agama yang benar, dengan umat terbaik, sudah yakinkah Anda? Jika kata-kata itu benar, ada pertanyaan: yang banyak orang miskin yang islam atau bukan? Yang banyak menganggur orang islam atau bukan? Yang banyak tidak bersekolah Islam atau bukan? Yang mengantri BLSM sampai keinjak-injak itu kebanyakan orang Islam atau bukan? Miris sekali. Jika Islam itu terbaik, kenapa realitasnya seperti itu? Cuma ada dua kemungkinan: pertama Allah yang salah, kedua manusianya yang salah. Pertama, Allah tidak mungkin salah, dan siapa yang salah? MANUSIA.

Ustadz Felix bercerita tentang sebuah satire berjudul “Negeri Bebek”, negeri khayalan yang berbendera bebek yang merupakan negara muslim terbesar di dunia mengalahkan Indonesia. Negeri ini amat sangat kaya, toto tentrem raharjo, gemah ripah loh jinawi, batu dilempar jadi pohon, ranting dilempar jadi hutan, 88% keanekaragaman hayati dunia ada di negeri bebek. Kenapa dinamai negeri bebek? Tidak lepas dari filosofi yang mencerminkan rakyat negeri bebek, mereka suka ikut-ikutan (membebek) akhirnya negeri ini dinamai “negeri bebek”. Tapi ironis, SDM negara bebek baru menempati nomor 108 dari 174 negara di dunia, hanya 11% siswa yang lulus SMA melanjutkan ke perguruan tinggi (trus kemana yang 89%??), prosentase keperawanan anak gadis yang rendah, pembunuhan bayi, aborsi atas nama HAM, pemimpin-peminpin yang hanya menjadi pengecut. Ada satu prestasi yang diraih di negeri bebek, kata orang Jepang, “Industri perfilman horror di negeri Anda sangat inovatif. Di negeri saya cuma ada hantu sadoko, di negeri Anda kuntilanak saja bisa ada kuntilanak 1, kuntilanak dua, kuntilanak beranak dalam kubur, kuntilanak keramas, belum lagi suster ngesot, pocong, dll. Hebat sekali negeri Anda”, dan negeri bebek berhasil menjadi negeri pertama yang berhasil mengekspor setan ke kancah internasional :D Dan jika setiap memperingati perayaan kemerdekaan negeri bebek, acara-acara yang diadakan dari dulu hingga sekarang itu-itu aja, seperti makan kerupuk dan lompat karung padahal orang luar udah bisa nginjak bulan, kenapa tidak diubah menjadi yang spektakuler: makan karung atau lompat kerupuk, haha #lol.

Mengapa ini bisa terjadi?? Kenapa negeri bebek yang mayoritas muslim terbesar dunia tidak bisa lepas dari keterpurukan?? Persoalaanya satu: TUJUAN HIDUP YANG SALAH AKAN MEMBAWA PADA TUJUAN YANG SALAH. INTINYA: KESALAHAN BERPIKIR MUSLIM TENTANG TUJUAN HIDUPNYA. Tujuan mempengaruhi segalanya. Jika Anda ada di sebuah kereta yang empuk dan nyaman, tapi tujuannya ke jurang, apakah Anda mau?

Dan AQIDAH adalah jalan mencapai tujuan hidup. Berdasar dari tiga pertanyaan urgen:
1. Darimana asal manusia?
2. Apa tujuan hidupnya?
3. Akan kemana setelah hidupnya?

Yang pertama, ustadz Felix bertanya kepada hadirin: “darimana asal manusia?” mereka menjawab “ALLAH” II “Kok Tahu Allah? Darimana?” II “Al-Qur’an” II “Al-Qur’an?? Darimana?” II “Allah”. Pertanyaan dan jawaban yang muter-muter, seperti pertanyaan “Telur dan bebek duluan mana?”. Dan jawaban kalau muter-muter itu susah dibuktikan, ia merupakan klaim atas klaim. Kalau kita berasal dari ALLAH, apa kita benar-benar meyakini Allah dan RasulNya?? Ustadz Felix bercerita tentang seorang penerjemah, bosnya bilang pas hari jumat dan ada kewajiban sholat jumat, disuruh jangan pergi nanti orang penting dari luar negeri akan kesini, dan kamu akan dapat banyak uang. Kira-kira si penerjemah bakal milih apa? Ngikuti bos atau solat jumat? Bisa ditebak, ngikuti bos. Kalau begitu, keyakinan itu bisa dibeli ya? Iya. Penerjemah itu menjual keyakinannya hanya karena ada orang penting dan uang. Jika dia yakin pada Allah, ia pasti akan percaya, Allah akan memberinya sesuatu yang lebih dari itu. Dan apa yang didapat dengan menjual keyakinan adalah tidak berkah, dan sesuatu yang tidak berkah itu buat apa? -_-.  Nabi Ibrahim contohnya, ia berpikir keyakinan pada Allah saat ia mau dibakar. “Jika Allah masih melindungiku, api itu tak akan membakarku, jika tidak.. di luar sana pun aku juga tidak akan selamat, karena Allah jauh lebih besar dari api itu”.

Trus tentang penciptaan manusia, darimana asal manusia? Apa benar dari monyet seperti yang dikatakan teori evolusi? Kita tengok dulu terbentuknya manusia dari awal. Ia berasal dari sperma. Dan sperma tak mempunyai fungsi apa pun kecuali yang telah disepakati bersama: masuk ke tubuh perempuan (ovum) dan membentuk individu baru. Saat Anda misalnya pertama kali pergi ke Skandinavia, Anda pasti kebingungan kan jalur angkotnya kemana? Tapi kenapa sperma nggak bingung? Dan tahu kalau yang dituju itu ovum? Siapa yang ngasi tahu? Padahal sperma tahu kalau ovum itu mengandung racun asam yang membunuh bakteri-bakteri, virus berbahaya, dan sperma-sperma yang tak kuat fisik dan mental. Dan sperma-serma juga tahu kalau dalam dua detik 500 juta sperma mati karena racun asam itu. Gilak, bayangin 500 juta sperma mati dalam dua detik! itu pembunuhan terbesar dalam sejarah. Kemudian sperma-sperma bersatu, menyusun strategi, ketua sperma bilang: “Saudara-saudaraku, mari kita balas dendam atas terbunuhnya 500 juta saudara kita yang mati. Jangan terlalu terburu-buru, mari kita merapat dan atur strategi. Rahim itu kan ada dua, kiri dan kanan, mari kita berpencar. Siap? SERBUUU!!” (-_-) Haha, pe’ak nya seperti itu. Kenapa mereka bisa begitu? Apa jangan-jangan disana ada laboratorium? Dan hebanya cuma ada SATU TERBAIK. Sperma yang PALING KUAT, PALING CEPAT, PALING HEBAT. Dan sperma itulah ANDA sekarang :) Jadi, jika sekarang Anda mengeluhkan hidung Anda yang pesek, Anda benar-benar keterlaluan. Dari sperma kita bisa belajar JIKA TUHAN ITU ADA, Ia yang membuat manusia itu menakjubkan :)

Tata surya contohnya, bumi kita jika di sandingkan dengan planet-planet yang kecil memang terlihat besar, tapi coba sandingkan dengan yupiter, sandingkan lagi dengan matahari, sandingkan lagi dengan Arcturus, dimana bumi kita? Sudah tak terlihat. Dan untuk mengatur semua ini Tuhan harus ADA.
Seperti halnya HP, dia ada yang buat kan? Manusia. Cara bekerjanya gimana? Lihat buku petunujk. Jika masih eror kemungkinanya ada dua: pertama buku petunjuknya salah, kedua buku petunjuknya tidak pernah dibaca.

Ustadz Felix juga bercerita tentang perdebatannya dengan seorang dosennya, memperdebatkkan Al-Qur’an. Sebelumnya ustadz Felix ini agnostik, dia percaya Tuhan, tapi belum mengikuti agama apa pun. Nah, saat adu argumen ini ustadz Felix kolaps, argumennya diruntuhkan dari dasar karena sebuah ayat. Ayat apa itu?? Al Baqarah: 23.
“Dan jika kamu meragukan (Al-Qur’an) yang kami turunkan keapada hamba Kami (Muhammad), maka buatlah satu surah semisal dengannya, dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar”
Yang intinya, tidak ada yang bisa mendatangkan ayat semacam Al-Qur’an. Baik kamu one to one, atau keroyokan. Simbol kesombongan Allah adalah Al-Qur’an, dihadapan makhluknya yang lemah.

Menjawab pertanyaan urgen di atas:
1. Darimana asal kita? Allah.
2. Apa tujuan kita? Beribadah kepada Allah.
3. Akan kemana kita setelah mati? Allah.

Jika aqidah ini sudah menjadi akar, ketika manusia sudah memahami aqidahnya, maka ia akan sulit untuk dibeli apa pun, termasuk dibeli uang. Kewajiban seorang muslim juga: BERPIkIR DAN MENCARI DALIL SIAPA TUHANNYA.

Yogyakarta, 26 Oktober 2013

Saturday, October 26, 2013

Cerita Sarasehan Tadi (Tentang Sumpah Pemuda)


Ringkasan Sarasehan Sumpah pemuda 26 Oktober 2013 di gedung teatrikal Fakulltas Ushuluddin UIN Sunan Kalijaga, berjudul: “Menghimpun yang Tercerai  Tekad Pemuda Indonesia menuju Bangsa yang Bersatu dalam Kebhinekaan” 

Pembicara:
1. Herman Sinung Janutama (Pakar Filsafat Jawa-Nusantara)
2. Rifki Ali Hamidi (Pengusaha Muda)
3. M. Nur Hidayatullah (Kepala Badan penelitian dan Pengkajian Daerah GAFATAR DIY)

Yang pertama dari Bapak Sinung, beliau yang mempunyai motto hidup: Surodiro Joyoningrat Lebur Dening Pangastuti ini mengungkapkan bahwa sumpah pemuda adalah hasil kerja keras para pemilik idealisme. Berangkat dari semangat tradisi Indonesia yang begitu kaya beliau bercerita tak ada jeleknya menjadi orang nusantara malah itu prayoga (utama), karena terdapat hayuning srawung (interaksi yang indah antar manusia). Dahulu tatanan kita sangat bagus sekali dengan konsep membangun tatanan yang saling menggerakkan hati. Jika dahulu ada sekolah-sekolah atau madrasah-madrasah seperti madrasah giri yang dahulu membuat betah para siswanya, tapi kenapa sekarang sekolah yang dikatakan terpadu malah padu-padunan??
Kita juga harus sadar 120.000 buku yang ada di keraton itu ditarik oleh Rafles dan Deandels, naskah kuno yang sangat berarti. Kenapa kita tidak berbuat apa-apa?
Indonesia juga dikatakan sebagai NUSANTARA. Apa itu nusantara? Nusa: laut, Anta: pemberani, Tara: keturunan nabi. Jadi Nusantara adalah negeri kelautan yang bersisi para pemberani dan keturunan nabi. Indonesia adalah negeri  guru. Dan konsep bagus tentang tatanan Indonesia itu adalah konsep dwitunggal yang meliputi: budaya nusantara yang luhur ini dan agama yang suci ini (Islam). Indonesia juga merupakan negeri perairan terbesar, tempat guru dunia dilahirkan. Dan saat kita melihat peta dunia, kita akan melihat bahwa Indonesia ada di tengah-tengah (pusat dunia).
Lakukan research-research tentang sistem jaya masa lalu. Jangan berkaca pada Negara-negara barat. Kita punya cermin kita sendiri. (#Filsafat saja contohnya, mahasiswa-mahasiswa filsafat sekarang itu terlalu mabuk dan kecanduan filsafat barat seperti filsafat Yunani)
Intinya, mari kita jadikan momentum Sumpah Pemuda kali ini dengan mempelajari lagi budaya-budaya Indonesia yang luhur dan menerapkannya untuk kesejahteraan. Diimbangin dengan penerapan nilai-nilai agama yang luhur.

                Pembicara yang kedua, Pak Nur dari GAFATAR, beliau bercerita tentang seorang ibu yang kemalingan dan tidak ada lagi yang bisa dimintai tolong kecuali anak-anaknya. Sedangkan anak-anaknya apatis dan sibuk dengan aktifitasnya sendiri. Seperti inilah analogi dari sebuah lagu: “Ku lihat ibu peertiwi sedang bersusah hati” dan anak-anaknya diibaratkan masyarakat Indonesia. Dan cara paling mengena adalah dengan menyadarkan. Ibaratnya kita itu tertidur, dan orang tidur jika ada sesuatu yang berisik pasti bangun, maka.. mari kita buat keberisikan itu :D Dan sumpah pemuda itu bukan monopoli orang-orang yang berusia 15-30 tahun, tapi sumpah pemuda merupakan sifat mental kejiwaan dan orang tua pun masih dikatakan muda jika ia mempunyai jiwa yang muda. Seperti ucapan Bung Karno: “Beri aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda niscaya akan ku guncang dunia”.  Dan pesan Bung Karno juga dalam Amanat Proklamasi 1945:
“Bangsa Indonesia harus mempunyai isi hidup dan arah hidup. Kita harus mempunyai levensinhoud dan levensrichting. Bangsa yang tidak mempunai isi hidup dan arah hidup adalah bangsa yang hidupnya tidak dalam, bangsa yang dangkal, bangsa yang cetek, bangsa yang tidak mempunyai levensdiepte sama sekali. Ia adalah bangsa penggemar emas sepuhan, dan bukan emasnya batin. Ia mengagumkan kekuasaan pentung, bukan kekuasaan moril. Ia cinta kepada gebyarnya lahir, bukan kepada nurnya kebenaran dan keadilan. Ia kadang-kadang kuat tetapi kuatnya adalah kuatnya kulit, padahal ia kosong melompong di bagian dalamnya”. Solusinya adalah keluar dari kondisi yang berpecah belah ini dan berjalan menuju fitrah manusia, yaitu kembali hiup pada jalan kebenaran sejati yang ber-isme kepada Tuhan yang maha Esa.

                Pembicara yang terakhir, yaitu Mas Rifki Ali Hamidi, seorang pengusaha muda. Mas ini saat bicara tentang produk Indonesia mengatakan: “Bukan masalah kita bisa membuat atau tidak, tapi masalah mau pakai atau tidak??”. Logisnya gini, Indonesia itu bisa buat HP nggak sih? Kenapa HP nggak bisa, pesawat terbang aja bisa? Masalahnya, kalau ada orang Indonesia yang buat HP, mau pakai apa enggak? Jangan-jangan lebih gengsian Apple, BB, Samsung, dkk -__- Ada analogi keren lagi nih.. Misalnya ada dua gedung bertinggi 500 meter(gedubg A dan B), di puncaknya ada lompatan sejauh satu meter untuk melompat dan berpinda dari gedung A ke gedung B yang ingginya 500 meter ini. Meski pun dibayar berapapun, mau sejuta, sepuluh juta, seratus juta, I milyar.. kata bakal pikir-pikir, itu nyawa kita lho, bisa jadi sebelum jatuh ke bawah kita mati duluan gara-gara jantungan. Tapi seandainya, jika kamu ada di gdung A dan orang tua kamu serta adik-adikmu, kakak-kakakmu ada di gedung B, jika kamu tidak loncat maka keluargamu itu akan dijatuhkan.. apa reaksimu?? Tentu bukan karena uang kan?? Begitu juga dengan bisnis. “Business is not business” (yeah, I think there is important things then just MONEY!).  Mas Rifki juga sedikit bercerita tentang bisnisnya, dari bidang telekomunikasi sampai bisnisnya sekarang, “kerta bumi”, yaitu sebuah usaha yang menjadikan batik sebagai icon-nya. Kata Mas Rifki: “Menduniakan batik dan membatik dunia” :D Pesan masnya juga, ” Indonesia membutuhkan teman-teman semua. Kalian mahasiswa, jangan habiskan porsi-porsi orang-orang yang pendidikannya Cuma SD, SMP, SMA… Kalau kalaian ambil jatah kerja mereka, trus mereka mau kerja apa?? Andaikan ada 100 orang saja yang ada di ruangan ini menjadi pengusaha atau menciptakan sesuatu, dan tiap pengusaha bisa memperkerjakan 50 orang, bayangkan.. ada 5000 orang yang bekerja. Kalian telah membantu  Negara, membantu eman yang nganggur..”. Tapi kenyataannya, orang sekarang diajak mikir sedikit aja sudah capek -__-

Bukankah pohon yang besar berasal dari benih yang kecil? Mari kita menjaadi si kecil dengan kesanggupan yang besar :)


Yogyakarta, 26 Oktober 2013

Tuesday, October 22, 2013

Review Buku: "The Greatest IT Entrepreneurs"


Judul Buku: The Gretest IT Entrepreneurs
Penulis: Johan Hasan dan Trianggono Wiradinata
Penerbit: Bayumedia Publishing
Kota Terbit: Malang Jawa Timur
Cetakan: Pertama
Tahun: 2006
Tebal: xii + 108

Buku ini mengungkap tentang kisah sukses sepuluh entrepreneurs Teknologi Informasi (TI). Dari ulasan, riwayat hidup, dan perjuangan. Sepuluh tokoh itu adalah…

1.David Fillo dan Jerry Yang (Pencetus Yahoo! Inc)

Mereka menekankan, untuk membuat perusahaan Anda harus memiliki IDE BESAR. Bermula dari keisengan mereka berdua membuat directory dan mesin pencari tahun 1994 yang ditujukan untuk memudahkan teman-teman kuliah mereka di Standford mendapatkan lokasi website yng menarik. Mereka mengorganisasikan website-website yang ada di internet mejadi berguna. Menurut Jerry Yang, “Yang pertama, temukan ide besar itu terlebih dahulu”

2. Jeff Bezos (Pencetus Amazon. Inc)

Ini dia pemilik toko buku besar dalam sejarah. Pada tahun 1995 Amazon.com diluncurkan, dua bulan kemudian transaksi mencapai $ 20.000/minggu. Ia pun pernah jatuh, dan ia banting setir menjadikan Amazon.com sebagai perusahaan terbuka. Tak hanya buku, Jeff juga menambahkan musil, video, film, produk rumah tangga, obat, dll. Ia adalah toko serba ada online. Tak hanya itu, produk-produknya saling berkaitan yang memungkinkan terjadinya elaborasi yang canggih. Kunci sukses yang ditekankan Jeff adalah keras kepala dan fleksibel, dan seberapa pintar kita menjadi salah satu diantaranya.

3. Bill Gates (Pencetus Microsoft)

Manusia super jenius ini memang “WOW” menurutku. Terlepas dari monopolinya terhadap software, visinya telah mengantarkannya ke sebuah prestasi yang mengagumkan. Kata Gates, “Jangan biarkan diri Anda tidak berbuat sesuatu”. Dimulai dari kecintaannya pada software dan programming, dia dan temannya Paul Alen mendirikan peusahaan Microsoft. Person of The Year tahun 2005 versi majalah Time ini juga seorang penulis berhasil. Bukunya “The Road Ahead” dan “Business @ the speed of Thought” masuk daftar buku bestseller. Kunci sukses yang ditekankan adalah VISI yaitu setiap orang memiliki sebuah computer di setiap rumah.

4. Larry Ellison (Pendiri Oracle Corp.)

Ia adalah sosok penantang jumbo, yang tidak keder menantang Microsoft. Oracle adalah software terbesar kedua di dunia. Jurus mautnya: 1) Memiliki cita-cita yang besar dan berani menciptakan tantangan yang mustahil. 2) Orang yang selalu belajar, meski pernah DO. 3) Pengambil risiko yang berani. 4) Percaya diri dan tampil beda. Sosok yang kontroversial. Kata dia, “ Saya mengagumi orang yang berani mengabil risiko. Saya menyukai pemimpin, seseorang yang melakukan sesuatu sebelum mereka menjadi popular. Saya menemukan jenis inspirasi integritas semacam ini”

5. Sergey Brin dan Larry Page (Peniri Google)

Kalau Alloh memberiku kesempatan pergi ke Amerika, mungkin daftar orang yang pengen aku temui adalah mereka :D Mereka adalah dua sahabat. Brin sebagai pemandu sukarela di Stanford (dosen gitu) dan Larry adalah mahasiswa yang masuk dalam grup Brin dari Michigan University. Larry tertarik dengan struktur  hubungan link dan bagaimana menemukan link yang lebih bernilai. Dengan bantuan Brin, dihitunglah kualitas suatu web yang disebut PageRank Algorithm. Dengan dorongan dari David Filo juga (pendiri Yahoo!) tercetuslah Google. Inc dengan modal $ 100.000. Kunci sukses yang ditekankan adalah Emotional Inteligence, kemampuan bekerja sama dengan pemain besar. Hmmh, I will use Google before asking dumb questions, haha.

6. Steve Jobs (Pendiri Apple. Inc)

Ini orang luar biasa sekali perjuangannya. Dia pernah susah payah mendirikan perusahaan, membesarkannya, tapi kemudian dia dipecat. Pernah bangkrut dan tidak sukses. Di mulai dari garasi rumah tahun 1976 Jobs dan Wozniak mendirikan Apple Computer Co. hingga sepuluh tahun kemudian Apple berkembang luar biasa dengan nilai $ 2miliar dan lebih dari 4.000 pekerja. Saat Jobs dipecat, ia tetap bertahan, karena ia sangat MENCINTAI pekerjaannya. Ia mendirikan perusahaan baru bernama NeXT computer dan mendirikan Pixar (studio film animasi yang sukses besar). Kisah aneh terjadi. Apple membeli NeXT dan Jobs kembali menjadi CEO sementara Aplle (yang hampir bangkrut, dengan gaji tahunan $ 1 ia dijuluki “The Lowest Paid CEO”). Dari NeXT terciptalah iMac, iPad, iPod, iTunes, dll. Dari sinilah Apple kembali bangkit. Kunci sukses yang ditekankan Jobs adlah “TEMUKAN YANG ANDA CINTAI” agar dapat bertahan dan menghasilak karya besar meski Anda sedang terpuruk. Ambil selembar kertas, tulis yang Anda cintai :D

7. Michael Dell (Pendiri Dell.Inc)

Saat berumur 19 tahun, dimulai dari kamar asrama kampusnya, ia mendirikan kerajaan Dell.Inc dengan modal < $ 1000 dan berkembang menjadi produsen PC paling menguntungkan, memperkerjakan >40.000 orang di >170 negara. Produk yang dijual tidak hanya PC, tapi juga system penyimpanan komputer saku, MP3 player, telivisi dalam komputer. Ia memberikan harga terbaik dengan meniadakan perantara dan meniadakan mark-up harga dengan menjual langsung ke konsumen. Ia juga berinovasi memberikan peluang kepada konsumen untuk perakitan komputer sesuai yang diinginkan atau dibutuhkan konsumen. Kunci sukses yang diekankan adalah kemampuan analisis terhadap kebutuhan pasar dan membangun sistem.

8. Sabeer Bhatia (Pencetus Hotmail)

Pria India ini memang unik. Dengan uang saku $ 250 tahun 1988 ia datang ke Amerika, meraih beasiswa dari California Institute of Technology di Pasadena. Di Standford dia mengikuti kelas-kelas orang TI terkenal seperti Steve Jobs, Scott MCNealy, Vinod Khosia, dll. Bhatia menyadari bahwa mereka adalah manusia biasa. “Dan jika mereka dapat melakukan demikian, saya pun dapat melakukannya (Hal. 82). Ia juga bekerja sebagai hardware engineer di Apple, sampai akhirnya ia punya ide membuat Javasoft (web untuk membuat database pribadi). Dari rekomendasi temannya Jack Smith, Bhatia menambahkan e-mail ke Javasoft yang nantinya email ini berkembang besar dengan brand Hotmail. Bhatia mencari investor, dan akhirnya dibeli Microsoft dengan harga $ 400 juta. Dan sekarang pengguna Hotmail mencapai >250.000 dan perusahaannya bernilai $ 6 miliar. Kunci sukses yang ditekankan adalah negosiasi dan prediksi nilai masa mendatang dari sutu bisnis. Kata Bhatia: “Di India, Anda harus menegosiasikan segala hal. Bahkan untuk membeli sayuran, Anda harus dapat melakukan negosiasi”.

9. Linus Trovalds (Pencetus Linux)

Pria yang menarik dengan kemurahan hatinya (menurutku):) Tahun 199 sat Linus berusia 21 tahun ia membeli PC dan dia tidak puas dengan sistem operasinya. Akhirnya diubahlah sistem PC itu menjadi seperti UNIX (system operasi yang dipkai di universitas dia belajar). Hasil jerih payahnya membuahkan versi Linus atas Minix yang disebu Linux dan mendapatkan sambutan yang luas di TI. Linux meroket, revolusi dimulai. Banyak orang yang berpartisipasi pada pengembangan Linux yang dibagikan secara gratis bukan hanya pemakaiannya tetapi juga source code (kode pemrogramannya). Orang asli Finlandia ini menekankan prinsip tolong menolong menjadi dasar bersama untuk berkarya. Dan ilmu itu untuk semua orang, idak boleh ditutup-tutupi atas nama hak cipta. Kunci suksesnya adalah kemurahan hati dan kerja sama. Kata Linus: “Hadirkan lebih banyak mata, maka kesalahan tak akan pernah mendalam”

10. Sim Wong Hoo (Pendiri Perusahaan Creative)

Ia pernah bermimpi di bawah langit berbintang, menghasilakan $ 1 juta. Tanggal 1 Juli 1981 perusahaan creative ia dirikan di Singapura. Dengan meminjam sekitar $ 6000 untuk sebuah visi multimedia akan mengubah secara total interaksi mausia dengan computer personalnya (hal 100). Ia mewujudkan computer yang bermusik, computer yang dapat berbicara dalam bahasa Inggris dan China (CUBIC CT). Namun proyek CUBIC gagal! Lalu ia meluncurkan Creative Music System (C/MS), kartu 12-voice stereo music synthesizer. Kemudian bersama temanya Ng Kai Wai menciptakan sound card. Tahun 1988, Sim membuka kantor “Creative Labs. Inc” di Milpitas, California. Badai tak hanya disitu, tahun 1995 perusahaanya hampir ambruk. Kemudian melakukan pelbagai terobosan teknologi seperti player MP3 NOMAD dan gadget Creative Zen Vision. Kekuatan Sim ada pada keuletannya untuk belajar, bahkan dari kegagalan sekalipun. Katanya: “Saya bangga menjadi berbeda. Ketika semua orang berjalan pada satu arah; saya berjalan pada arah lainnya. Di sana justru kesempatan berada”.

Monday, October 7, 2013

Gebyar KPI 2013: Sheila On 7 Goes To UIN Jogja

Jam 16:45-an, setelah makan, mandi, beres-beres, aku pergi ke kosnya Lisa. Kita berdua udah janjian buat nonton konser Sheila bareng :D Ehh, panjang umur.. ketemu Lisa di jalan sama Dinda yang lagi beli bakso. Trus, kita berjalan menuju TKP. Setelah tukar kuitansi sama tiket, kan waktu mulainya masih lama. Kita berdua ke perpus sampai bakda magrib. Trus, masuk ke tempat konser: gedung multi purpose UIN Sunan Kalijaga. Setelah diperiksa oleh anggota-anggota resimen mahasiswa (menwa) kita dikasi gelang kayak mau masuk ke tempat wisata gitu :D
tiket dan gelang
Kita berdua cari tempat yang paling depan :D Awalnya yang datang baru sedikit. Kita jamuran nunggu sampai >30 menit. Trus.. acara dibuka oleh 3 presenter (cewek dan cowok) yang lumayan gokil, hahaha :D Trus, ada penampilan dari Musik Patrol Jember yang bawain lagu daerah (katanya sih bahasanya bahasa Madura gitu :D) “ole olang.. ole olang..”. Instrumen musik mereka suling dan gendang-gendang yang dimodifikasi gitu. Asyik musiknya, ngingetin aku sama dangdut angklung Malioboro, haha.
Musik Patrol Jember
Trus, ada penampilan dari duo diva: kak Vira (yang nyanyiin lagu bahasa Inggris, tapi aku nggak tahu judulnya apa. Keren banget..) dan kak Winda (anak jurusan PAI yang nyanyiin lagu “Teruskanlah” Agnes Monica) :)
Habis itu games berhadiah kaos :D Pertanyaannya sederhana banget: Tiga lagu Sheilaa on 7 yang buat kamu galau?? :D Kalau aku ditanya itu aku jawab: Tunjukan Padaku, Sebuah Kisah Klasik, Hujan Turun. Dan orang yang beruntung itu adalah Intan, Ummu, Yuni.
Dan, aku sedih banget saat Lisa bilang dia mau pulang ke kos. Soalnya peraturan di kosnya jam 9 malam pintu udah ditutup dan ibu kosnya tegas. Trus aku sama siapa Lis? Cuma kamu anak fisika 2013 yang ku tahu nonton. Kamu juga udah bayar tiket juga :( Kamu juga cerita kan, kakak kamu ngefans banget sama Sheila on7 :(
Next, yang anak muda banget^^ Penampilan dari Rigby Band. Mereka bawain empat lagu, yang paling familiar lagunya om Iwan Fals “Bento”. Tiga lagu lainnya kaayaknya karangan mereka sendiri. Cuplikan liriknya ada yang ini..
…Manusia sempurna…
…Katakan padanya aku baik-baik saja…
…Tuhan jangan lama-lama…
Rigby Band
Band-nya anak muda banget, vokalisnya ideal juga, keren-lah :P
Trus, bagi-bagi kaos lagi ke empat orang cowok, kalau kagak salah denger yang beruntung tadi namanya: Yosi, Robert, Bambang, Rafi.
Next, penaampilan band lagi. Kalau aku lihat dari performanya sepertinya band yang udah matang, bernama “Zonna Band”. Mereka nyanyiin empat lagu yang kesemuanya bernada semangat. Vokalisnya gondrong pakai kaos putih dan berompi hitam.
zonna band
Kita nyanyi-nyanyi juga lagu Sheila yang ini:
Aku pulang.. tanpa dendam.. ku terima.. kekalahanku..
Then, ada penampilan band lagi yang cukup unik :D Namanya “Social Hitam Putih”, filosofinya pasti keren nih :) Juru bicaranya cerita kalau mereka itu dari Jogjakarta. Aliran musik mereka tidak mengkotak-kotakan aliran musik tertentu. Kalau menurutku sendiri aliran musiknya lebih ke arah kayak band Tip-X gitu yaa. Soalya personelnya juga paling banyak sampai 8 orang. Ada terompet dan saxophone-nya juga :D Musiknya pun happy. Aku terhibur banget, terlebih sama vokalis yang pakai baju merah. Widih, aktif dan enerjik banget, sepertinya menikmati banget panggungnya :D Band ini bawain empat lagu juga. Ada lirik yang unik gitu, liriknya gini: “aha… aha… uhu… lanjut…” :D
Social Hitam Putih
Di belakang dan di atas, penonton udah buanyak banget dempet-dempetan, sampai sesekali kesulitan napas. Penonton mulai berteriak:
“SHEILA! SHEILLA!! SHEILA!!!”
penonton
 Nahh, akhirnya.. jeng-jeng-jeng!! Jam sembilan malaman, lampu panggung mati. Sosok-sosok luar biasa itu muncul satu demi satu, yaa Allah… yang ditunggu-tunggu DATANG!! :D Kak Eross dengan gayanya yang simple. Om Duta yang keren badai dengan topi dan kemeja abu-abunya :D Beneran, Om Duta lebih terlihat ganteng banget pas dilihat langsung daripada pas lihat di TV. Kak Adam, dengan jaket dan kaos warna hijau bertulis SO7 :D Trus, kak Brian, dengan topi fedora dan kemeja pink-nya yang macho banget :D Tapi, aku bingung sendiri, anggota inti SO7 berapa yaa? Kok aku ngrasa ada yang kurang :-( Ia sih, ketambahaan satu pemain keybord.
Sheila on 7 membuka konser malam ini dengan lagu berjudul hari bersamanya…. 
Hari telah terganti Tak bisa ku hindari Tibalah saat ini bertemu dengannya
Jantungku berdegup cepat Kaki bergetar hebat Akankah aku ulangi merusak harinya
Mohon Tuhan Untuk kali ini saja Beri aku kekuatan ‘tuk menatap matanya

Mohon Tuhan Untuk kali ini saja Lancarkanlah hariku Hariku bersamanya Hariku bersamanya
Semua pada gembira, seneng, nyanyi-nyanyi bareng :D Jujur, kayak mimpi. Dulu… dulu sekali, aku pernah bermimpi dan nulis di kertas: Aku pengen ketemu sama Sheila on 7. Dan sekarang, Tuhan memeluk mimpiku, mereka udah ada di depan mataku. Lihat kak Duta, kak Eross, kak Adam, kak Brian. Terlebih kak Eross, dekat banget, aku nge-fans sama dia. Dengan semua kesederhanaanya dia, talenta main gitarnya, wajah teduhnya, otak jeniusnya dia ngramu nada dan lirik yang dalam dan puitis, subhanallah. Kak Eross.. yang bareng kak Okta nyanyiin lagu Gie. Om Duta yang suaranya khas banget. Mereka di depanku..
Ya Allah….. so sweeeet banget :’)
 Dan inilah lagu-lagu yang dibawakan Sheila on 7:
  • Hari Bersamanya
  •  Bila Kau Tak Di Sampingku
  • Sahabat Sejati
  • Canggung
  • Seberapa Pantas
  • Mantan Kekasih
  • Saat Aku Lanjut Usia
  • Pria Kesepian
  • Tanyaku
  • Betapa
  • Melompat Lebih Tinggi
  • Dan
  • Kita
Asyik, seruuu, dahsyat, luar biasa!! Benar-benar keren. Sampai pada penutupan lagu terakhir, saat mau pamitan, sedih banget.. Orang di sebelahku bilang dengan ungkapan spontannya: ”Sheila on 7 nginap di kosku aja!” hahaha #modus :D
Om Duta dan kawan-kawan satu per satu meninggalkan panggung. Panggung sepi. Gelap. Trus… SURPRISE. Om Duta dkk, datang nyanyiin satu lagu lagi :D Sambil cerita-cerita…
“UIN itu istimewa. Dua keponakan saya sekolah disini. Saudara Eross juga ada nih. Terima kasih buat UIN. Terima kasih buat Sheila Gank semua yang selalu hadir. Jangan berubah, tetaplah seperti ini. Persembahan lagu terakhir. Lagu apa ya? Mau lagu apa?”
“Oya, lagu yang jarang banget Sheila on 7  bawakan”
Musik berdentang, suara-suara penonton ikut bernyaanyi mendendangkan lagu ini

Coba kau tunjuk satu bintang
Sebagai pedoman langkah kita
Jabat erat hasil karyaku
Hingga terbias warna syahdu
Akan ku ukir
Satu kisah tentang kita
Di mana baik dan buruk
Terangkum oleh indah
Akan kucerna
Semua karya cipta kita
Di mana hitam dan putih
Terbalut hangatnya cinta
Dan bila semua terwujudkan oh...
Di sisimu selalu hariku
Coba kau tunjuk satu bintang
S’bagai pedoman langkah kita
Jabat erat hasil karyaku…
Hingga terbias warna syahdu
Akan ku ukir satu kisah tentang kita
Dimana baik dan buruk terangkum oleh indah
Akan ku cerna semua karya cipta kita
Dimana hitam dan putih terbalut oleh hangatnya cinta
Dan bila semua terwujudkan…
Di sisimu s’lalu hariku

Coba kau tunjuk satu bintang
S’bagai pedoman langkah kita
Jabat erat hasil karyaku…
Hingga terbias warna syahdu
Akan ku ukir satu kisah tentang kita
Dimana baik dan buruk terangkum oleh indah
Akan ku cerna semua karya cipta kita
Dimana hitam dan putih terbalut oleh hangatnya cinta
Dan bila semua terwujudkan…
Di sisimu s’lalu hariku

Coba kau tunjuk satu bintang
S’bagai pedoman langkah kita
Jabat erat hasil karyaku…
Hingga terbias warna syahdu
Akan ku ukir satu kisah tentang kita
Dimana baik dan buruk terangkum oleh indah
Akan ku cerna semua karya cipta kita
Dimana hitam dan putih terbalut oleh hangatnya cinta
Dan bila semua terwujudkan…
Di sisimu s’lalu hariku


http://musiklib.org/Sheila_On_7-Tunjuk_Satu_BinFinally, thanks buat anak KPI (Komunikasi dan Penyiaran Islam)  Fakultas Dakwah UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Acara yang cukup besar yang diadain di tingkat fakultas... :)

***

Pas lagu terakhir usai, para personel menunjukkaan talentanya satu per satu. kak Eross yang dermawan nglempar segitiga kecil yang buat metik gitar gitu ke penonton. Dan kak Brian nglempar stick drum-nya ke penonton. Wihhh, beruntung banget yang dapat.

Acara usai. Aku udah standby di samping panggung membawa satu misi. Penonton membubarkan diri. Di depanku, ada jalan meuju ke panggung, tapi dijaga sama security gitu. Di tanganku udah siap buku dan pulpen. Beberapa menit nunggu, security pergi, ada menwa yang lewat, nunggu lagi. Setelah ada kesempatan, aku buka pagarnya, aku masuk, berlari melewati panggung, ke belakang nyari personel-personel SHEILA ON 7!! Dan dengan modal kenekataan, tak ku jumpai mereka kecuali menwa-menwa, crew, dan petugas-petugas / panitia-panitia. Aku dilihatin, nyadar kok, aku penyusup, hahaha. Aku keluar. Sendiri mendekap buku dan pulpen. Aku duduk berharap keajaiban terjadi. Trus, datanglah serombongan anak-anak yang mau foto. Aku ciut saat gerbang menuju Sheila-nya ditutup menwa. Untunglah cuma separo. Trus, datanglah mbak-mbak berkaos hitam, berkacamata, cantik. Entah manajer SO 7, entah keluarganya, ngomong… yang mau foto berapa? Karena banyak, dibatasi beberapa orang, termasuk aku yang udah merengek-rengek.  Eh, dihadang sama menwa saat masuk. “Mau apa?” katanya. Mbak cantik itu bilang: “Ini keponakan-keponakan saya”. Trus kami masuk. Diajak ke ruang istirahat personel-personel Sheila on 7. Pintu dibuka, aku orang asing pertama yang masuk. Ya Allah…… tiba-tiba blank rasanya.Tepat di depanku ada om Duta, aku berjalan menghampirinya. Aku sapa: “Kak Duta”, dijawab dengan senyum “iyaa”, trus aku salaman. Aku bilang: “Kak, minta tanda tangan” Katanya.. “oh iya”. Sret, sret, sret, setelah selesai, aku salah tingkah. Soalnya nih ruangan dipenuhi keluarga, mungkin juga istri anak personel Sheila on 7. Dan, ini dia, KAK EROSS!! Aku berjalan ke arahnya. Dia lihat aku. Aku sapa: “Kak Eross”, dia tersenyum, trus sungkeman lagi tapi sama kak Eross :D Trus, aku minta tanda tangan kak Eross. Aku sempat bingung dengan tanda tangan kak Eross, dia kayak nggambar-nggambar gitu, sambil nglihat aku/nrawang sesuatu. Bingung juga aku sama kak Eross, haha. setelah selesai, aku menuju ke kak Adam yang kalem. Pertama salaman, trus minta tanda tangan. Setuju aku, dia sama Ridho Rhoma itu sebelas dua belas :D Trus ke kak Brian dan minta tanda tangannya :) #lengkap!! :D

sheila on 7
Nah, ada sesi foto-foto juga dari rombongan orang –orang yang masuk bareng aku ini. Aku niatnya emang cuma mau minta tanda-tangan aja soalnya kualitas kamera HP ku jelek, low bat pula. Nah, mumpung ada kesempatan foto bareng, aku ikutan nimbrung :D (Dok: Mbak Mega, thanks yaa mbak fotonya)
foto bareng Sheila on 7
Pertemuan ini memperlihatkan aku satu hal. Oh, gini yaa orang hebat di panggung saat di balik layar. Kumpul sama keluarga, ngobrol bareng, atau sekedar bermain-main sama anak. Mereka sama seperti manusia lainnya, cuma kualitasnya aja yang berbeda :D

Aku keluar dari ruangan memorble itu. Rasanya….seneng....

Nggak bisa dibeli sama apa pun deh. Thanks Allah, thanks Allah, thanks Allah. Alhamdulillah.

Satu pertanyaanku: “Kak Eross, itu yang kakak gambar siapa?”. Dan aku berharap kakak akan bilang: “Itu kamu Isma” #Eaaa ;)
otak jenius tuh kayak gini ya.. :D

Yogyakarta, 3 Oktober 2013

Sunday, October 6, 2013

Bener Tuh..

nemu tulisan ini di jalan... :)
Janganlah mengatas namakan SENI kalo cuma untuk bergaya.. OKE!