Kamis, 29 Oktober 2015

Fail to be Funny

Pal, in a few days so hard to write. I don't know why? Much exercise sprays in my brain, I am feeling yeah or all must go be done (or losing). Other words, reality was so fast and slowly choke me. Dreams were far in other world. Haha, the best idea is to laugh in everything condition like crazy man and what I am.
sometime, i wanna like this monkey, pal
Pal, you know my story in this day? I came in a discussion about a book, I tried to speak there. Now, I want to laugh alone when remember that. Before I visited the discussion, I prepared the subject of discussion almost a piece of paper. When I spoke, the LOL things, I am want to speak funny things, but in me.. it's be serious.. haha. Fail to be funny.

The precious one, I learn about my represent (I am) there. I spoke not because anything, I speak because I want tell for people about my idea, although my tounge was not fluently. Although my words running zig-zag. Although I must stop in along time to think--and person in front of me laugh looking me. Never can forget.

Second, about my friend that tell me much things about friendship. Two years ago until now, I am in doorless house. But, in long time I never feel a deep relation with one by one person there. What's wrong? Everyday we met, but why I am still be an introvert? We met but we out distance.

Third, about my dad. I relieved can tell all that bother my mind here with him. You know, it's so hard to do that, hard. ~IS

Sabtu, 24 Oktober 2015

Lirik Lagu Hidup - Sisir Tanah

Kemarin ada suara gitar yang jernih dimainkan seseorang. Dia nyanyiin lagu ini... lagu untuknya... untuk hidupku, hidupmu... (........harus berani........)

Lagu Hidup

Kita akan selalu butuh tanah
Kita akan selalu butuh air
Kita akan selalu butuh udara
Jadi teruslah merawat

Jika kau masih cinta kawan dan saudara
Jika kau masih cinta kampung halamanmu
Jika kau cinta jiwa raga yang merdeka
Tetap saling melindungi

Dan harus berani, harus berani
Jika orang-orang serakah datang
Harus dihadang

Harus berani, harus berani
Jika orang-orang itu menyakiti
Harus bersatu menghadapi

Sedihmu adalah sedihku juga
Sakitmu sakitku sakit kita manusia
Bahagiaku takkan lengkap tanpa bahagiamu
Bahagiakanlah kehidupan

dan harus berani, harus berani
harus berani, harus berani, harus berani
harus berani, harus berani, harus berani 
Sisir Tanah Copyright
 

Selasa, 06 Oktober 2015

Lirik Lagu Obituari Air Mata – Sisir Tanah

(Sisir Tanah Ft. Antonius Gipta at LAF Yogyakarta)

Kita tuan pada masing-masing
Keinginan-keinginan
Kita tuan pada masing-masing
Kebohongan-kebohongan
Kita tuan pada masing-masing
Keputusan-keputusan
Kita tuan pada masing-masing
Kehilangan-kehilangan

Air mata kenapa kau harus menangis
Air mata kenapa kau harus menangis

Kita tuan pada masing-masing
Kesalahan-kesalahan
Kita tuan pada masing-masing
Kekalahan-kekalahan
Kita tuan pada masing-masing
Pengorbanan-pengorbanan
Kita tuan pada masing-masing
Penyesalan-penyesalan

Air mata kenapa kau harus menangis
Air mata kenapa kau harus menangis
Air mata kenapa kau harus menangis
Air mata kenapa kau harus menangis

Lihat di hati kita di hati kita di hati kita
Lihat siapa yang mati, siapa yang mati, siapa yang mati
Lihat di hati kita di hati kita di hati kita
Lihat siapa yang mati, siapa yang mati, siapa yang mati

Rabu, 23 September 2015

Doa Murid karya Umberto Maturana


Jangan paksakan kepadaku apa yang kauketahui
                                Aku ingin menyelami apa yang tidak kuketahi
                dan menjadi sumber dari penemuanku sendiri
Biarkan yang diketahui mejadi pembebasanku, bukan penghambaanku.

Dunia kebenaranmu dapat menjadi pembatasan bagiku;
                                kearifanmu menjadi sangkalanku.
                Jangan menyuruh-nyuruh aku, mari kita berjalan bersama
Biarkan kekayaanku dimulai di tempat kekayaanmu berakhir.

Tunjukkan kepadaku agar aku dapat berdiri
                di atas bahumu.
Ungkapkan dirimu agar kau dapat menggali
                sesuatu yang berbeda.

Kau percaya bahwa setiap manusia
                                dapat mecintai dan mencipta.
                Maka aku pun memahami rasa takutmu
ketika aku memintamu hidup sesuai dengan kearifanmu.

Kau tidak akan tahu siapa aku
                                dengan hanya mendengarkan dirimu sendiri.
                Jangan menyuruh-nyuruh aku; biarkan saja aku begini.
Kegagalanmu adalah jika aku identik denganmu.

#“Caring” oleh Marcial Losada, diilhami karya Umberto Maturana “The Student’s Prayer”. Tidak diterbitkan sebelumnya.

Senin, 14 September 2015

Aku Tak Tertarik



Aku tak tertarik apa mata pencarianmu.
Aku ingin tahu apa yang kaudambakan, dan apakah kau berani mengimpikan
                bertemu dengan
pujaan hatimu.
Aku tak tertarik berapa usiamu.
Aku ingin tahu apakah kau mau mengambil risiko terlihat bodoh demi cinta, demi
                cita-cita,
demi petualangan hidup sepenuhnya.
Aku ingin tahu apakah kau telah menyentuh pusat dukamu sendiri, jika
kau telah dibukakan oleh pengkhianatan hidup atau telah menjadi layu dan tertutup
karena takut disakiti lagi! Aku ingin tahu apakah kau bisa duduk bersama rasa
                sakit, sakitku atau,
sakitmu, tanpa mencoba menyembunyikannya, atau memudarkannya atau
                memperbaikinya. Aku ingin tahu apakah kau bisa berada bersama sukacita,
                sukaku atau sukamu;
jika kau bisa menari dengan alam liar dan
membiarkan keriangan mengisimu hingga ujung jemari kaki dan tanganmu tanpa
                mengingatkan kita untuk berhati-hati, bersikap realistis, atau mengingat
keterbatasan manusia.
Aku tak tertarik apakah cerita yang kusaksikan ini benar.
Aku ingin tahu apakah kau bisa mengecewakan orang lain agar jujur pada dirimu;
                jika kau
dapat menanggung tuduhan pengkhianatan dan tidak mengkhianati dirimu sendiri.
Aku ingin tahu apakah kau bisa setia dan karenanya dapat dipercaya. Aku ingin
                tahu apakah kau dapat melihat keindahan meskipun tidak setiap hari itu
                elok, dan jika kau dapat
menyumberkan hidupmu dari kehadiran Tuhan. Aku ingin tahu apakah kau bisa
                hidup
dengan kegagalan, gagalmu dan gagalku, dan tetap berdiri pada sisi
danau dan berteriak kepada bulan keperakan: “Ya!”
Aku tak tertarik pada tempat tinggalmu atau seberapa banyak uang yang kau miliki.
Aku ingin tahu apakah kau bisa bangkit setelah semalam berduka dan merana,
lelah, babak belur, dan melakukan apa yang perlu dilakukan demi anak-anak.
Aku tidak tertarik siapa dirimu, atau bagaimana kau tiba di sini.
Aku ingin tahu apakah kau mau berdiri di tengah api bersamaku
dan tidak mundur teratur.
Aku tidak tertarik di mana atau apa atau dengan siapa kau belajar.
Aku ingin tahu apa yang menjagamu dari dalam, saat segala hal berjatuhan.
Aku ingin tahu apakah kau bisa sendirin bersama dirimu; dan apakah kau benar
                benar
menyukai temanmu di saat-saat hampa.

“Undangan” terilhami oleh Pemimpi Gunung Oriah,
Tetua kaum Amerika asli, Mei 1994. 

Saya kutip dari buku SQ karya Danah Zohar dan Ian Marshall.
SQ mengutipnya dalam A Passion for the Possible karya Jean Houston.

Ps: Puisi ini buat teman sepermainan Omi Ajeng Cahyanti, hepi besdei, udah 21th hoi, haha. Juga buat orang yang pernah bilang ke saya “Jangan terlalu berhati-hati Is.”

Minggu, 13 September 2015

The Imitation Game: Kisah Si Sombong yang Rapuh

Film ini berkisah tentang Alan Turing dan Enigma. Begitu dalam, mengena, dan menyentuh alam bawah sadar saya. Kisah tentang manusia yang berbeda dari yang lain.

Namanya Alan, seorang Yahudi. Anak yang cerdas, tapi dijauhi teman-temannya. Saat sekolah dia di-bully, dia sempat dikubur di sebuah lantai hingga hampir tak bisa bernafas. Seorang temannya bernama Christoper menyelamatkan Alan. Dua anak ini menjadi sahabat karib. Christoper adalah teman satu-satunya Alan. Mereka saling berdiskusi akan ilmu pengetahuan dan Alan mengenal kriptografi (ilmu membaca sandi rahasia) dari Christoper. Mereka sempat menciptakan sandi bersama.
Perkariban ini menimbulkan kesan yang mendalam bagi Alan. Ia jatuh cinta pada Christoper. Iya, Alan menderita homoseksual. Sampai sekarang saya masih bingung, apa penyebab dari penyakit semacam ini? Suatu hari Alan dipanggil ke ruang guru, di sana ia mendapat kabar yang meremukan hatinya: Christoper meninggal karena TBC. Namun, seperti wataknya, di depan gurunya itu Alan berpura-pura tak mengenal Christoper dengan sikap angkuhnya.

Hingga saat ia dewasa, Alan melamar kerja di sebuah badan intelejen pemerintah Inggris. Kondisi saat itu tengah berkecamuk Perang Dunia II. Di mana Jerman melawan Inggris. Di badan intelejen ini tugasnya adalah memecahkan candi bernama "enigma", sandi paling sulit dengan kemungkinan penemuan pemecahannya sampai berjuta-juta-juta-juta kemungkinan. Yang setiap menitnya diganti kodenya. Mesin ini dipakai oleh tentara Jerman sebagai strategi rahasia. Untuk transportasi darat, laut, sampai udara.
Saya tertarik dengan gaya Alan dalam wawancara kerjanya. Di sana Alan begitu percaya diri. Dia menjadi profesor saat umurnya 24 tahun, tak beda jauh dengan Newton dan Einstein yang menemukan penemuannya pada usia muda. Alan juga tak gengsi bilang dia tak bisa berbahasa Jerman, meski itu mesin Jerman. Dia hanya mengaku sangat suka mengisi teka-teki silang. Yang paling gila dari semua itu, Alan bilang pada si pewawancara seperti pada gambar berikut:
Akhirnya Alan diterima. Ia bekerja dengan orang-orang jenius yang lain: Hugh Alexander, John Cairncross, dll. Siang-malam para jenius ini dibantu dengan staf badan intelejen memecahkan enigma. Para staf ini kalau saya lihat menggunakan cara analisis matematika manual, sedangkan Alan berpikiran lain: ia ingin menciptkan mesin yang bisa memecahkan ini yang cerdas dan bekerja secara digital. Mesin dilawan mesin.

Alan merintis mesin yang dinamainya "Christoper" (nama sahabat terdalamnya dulu) dengan kerja keras. Biaya yang dibutuhkan sekitar 100.000 pound, ia sempat ditertawakan. Alan lalu mengirin sura pada Winston Churchill si boss (perdana menteri Inggris) dan malah Alan diangkat sebagai ketua tim. Alan menggunakan kekuasaannya untuk memecat dua orang yang dianggapnya tak layak. Kadang teman-temannya muak pada Alan yang bersifat individual. Dia tidak disenangi teman setimnya.

Karena kekurangan staf, Alan pun mencari orang baru. Idenya cukup menarik: membuat soal teka-teki silang sulit yang kemudian diterbitkan di media. Orang yang bisa mengisi itu bukan orang sembarangan. Pas tesnya saja, hanya beberapa orang saja yang lolos. Parahnya, hanya ada satu wanita yang ikut dalam tes itu, wanita jenius bernama: Joan Clarke yang datang terlambat tapi Alan membolehknya masuk. Joan adalah ahli matematika, dia orang pertama yang menyelesaikan soal di tes itu dengan cepat. Lelaki-lelaki di sana kalah. Salut dengan dia dan prinsipnya.
Joan
Dari Joan, Alan belajar bagaimana berinteraksi dengan timnya. Alan membuat keanehan dengan membelikan temannya apel, sambil bercerita tentang dua orang (A dan B) yang tersesat di kandang beruang. Ada dua perbedaan sikap, si A berdoa memohon pada Tuhan akan kondisinya, si B merapatkan tali sepatunya. Terjadi dialog:
A: Seberapa kuat pun kamu berlari, kamu tak akan bisa melebihi beruang itu.
B: Aku tak perlu melebihi beruang, aku hanya perlu lebih cepat dari kamu.
Mendengar kisah ini dalam hati saya benar-benar mengumpat.

Sekian lama berjalan, Christoper belum menghasilkan konstribusi apa-apa. Hingga suatu hari mesin kesayangannya itu mau dihancurkan. Bersama Joan, diam-diam kedua orang ini melakukan pengembangan bersama. Saya sempat geleng-geleng kepala dengan kecerdasan Joan.
Hingga, cinta itu tumbuh di hati Joan pada Alan. Pelamaran yang romantis pun terjadi, Alan memberikan cincin yang terbuat dari kabel lunak dan dipasangkan di jari Joan. Namun, Alan tak bisa membohongi dirinya sendiri jika ia homoseksual. Alan menceritakan rahasisa besarnya ini pada Cairncross.

Suatu hari di sebuah kafe di acara minum dan dansa, Alan bertemu dengan teman wanita Joan yang kerjanya juga memecahkan sandi. Ia bercerita tentang seorang pria Jerman yang mengirim kode yang sama pada waktu tertentu. Entah bagaiman jalan pikiran Alan, dari info wanita itu ia langsung berlari menemui Christoper seperti orang kesetanan. Teman-teman tim mengikutinya. Akhirnya enigma berhasil dipecahkan, ya, sandi itu hanya gara-gara satu orang brengsek: daulat Hitler.

Setelah ditemukan, tim memasang strategi lagi  bagaimana "memenangkan perang". Ini tidak mudah karena menyangkut banyak nyawa yang salah satunya adalah kakak dari Peter (salah satu tim jenius intelejen). Terjadi pecekcokan yang sengit di sini. Yang berbicara tak lagi logika, tapi perasaan.

Badan intelejen mendapat masalah besar. Ada mata-mata dari Uni Soviet yang menyusup. Tak dinyana penyusup itu adalah Cairncross, Alan mengetahui itu dari bibel Matius 7:7 yang ada di meja John Cairn. Bibel itu menjadi penanda sang spy yang sebelumnya diterjemahkan dengan sandi beale. Alan sangat terpukul dengan ini, ditambah, orang yang dipercayainya di intelejen pun (yang tahu bahwa sandi enigma telah ditemukan) juga seorang mata-mata!

Saat perang usai, Alan tak henti mengembangkan Christoper. Dia sempat ditangkap karena homoseksualnya itu. Namanya tercemar di koran. Dia juga menjalani terapi hormonal untuk penyembuhan. Di sana masa-masa terberat Alan. Ya, saya senang dan terharu saat Joan menemani Alan menghadapi penyakitnya itu. Bagaimana besar hati dan perhatiannya Joan meski pernah dikhianati dan dibohongi Alan.
The damn was reality that Alan suicide in his age 41th. And his machine that he called "the imitation game" or Turing Machine be seed of computer now. Loph your sacrifice Turing!

Jumat, 11 September 2015

Lirik Lagu Biru (Pasar Bisa Diciptakan) – Efek Rumah Kaca

ERK
Kami mau yang lebih indah
Bukan hanya remah-remah sepah
Sudahlah…

Kami hanya akan mencipta
Segala apa yang kami cinta
Bahagia…

*Kami bawa dan membara
Di dasar jiwa. Di dasar jiwa.

Reff:
Menembus rimba dan belantara sendiri
Pasar bisa diciptakan
Membangun kota dan peradaban sendiri
Pasar bisa diciptakan                           
Menembus rimba dan belantara sendiri
Pasar bisa diciptakan
Membangun kota dan peradaban sendiri

Kami ingin lebih bergizi
Bukan hanya yang malnutrisi
Substansi…

(Back to *)
Reff 2x

Pasar bisa diciptakan (5x)
Wohohoho... Pasar bisa diciptakan (5x)

Dari kegelisahan dipadatkan dengan cinta.
Bergemuruh di dada. Jauh dari mereda.
Fantasi yang menggila bercampur rasa kecewa.
Pelan-pelan kilaunya. Jadi sepercik cahaya.

Oh, cahaya
Akhirnya kita sampai juga, temukannya
Pijarnya pun dibagi rata
Berbinar-binar hidup bergelora
Oh cahaya... Lalalala…

Imajinasi rasa, takut larut di dalamnya
Tak terkira siksanya, hingga capai bahagia
Amarah angan-angan, berhamburan berkejaran
Akan terus mendera hingga titik terangnya

(Kegelapan masih membayang
Menyelimuti... menolak henti
Mencari ruang terangi terhentak
Dan menjadi ironi) 2x

Oh… cahaya