Kamis, 26 Februari 2026

Catatan Buku "123 Anti Kere" karya Inga Laurina Ekha

Semingguan, aku membaca dengan sangat rakus barangkali, haha. Aku bisa menghabiskan tiga sampai delapan buku sehari, terutama untuk buku-buku ringan yang bisa kukonsumsi seperti aku memakan snack Taro atau Chitatos. Termasuk ketika membaca buku "123 Anti Kere" yang ditulis Inga Laurina Ekha. Buku ini lebih mirip komik, jadi campuran antara narasi dan gambar yang dibuat oleh Fandhi Gilang Wijanarko of Papilon Studio. Nama lain yang kukenal hanya Gina S. Noer, yang kiprahnya lebih santer di dunia perfilman dan menjadi sutradara sinema bertema feminis, yang mengangkat masalah-masalah gender.

Setidaknya ada enam bab besar di buku ini yang bisa membantumu bebas dari hidup kere: (1) Gaul, (2) Daily Things Consumption, (3)  Jangan pacaran, (4) Kontrol belanja, (5) Tips anti kere yang random banget, (6) Tips hemat pas liburan.

Apa ya, yang paling kuingat dari buku ini berkenaan dengan kisah personalku adalah "Nyalon di Tempat Training" halaman 108. Ini benar-benar terjadi padaku saat di kelas V. Jadi ceritanya, ada anak guruku yang berlatih memotong rambut. Aku jadi kelinci percobaan. Dibawalah aku keluar kota, berangkat pagi, pulang sore. Di situ aku gak kuat duduk lama karena bokongku terasa panas. Terus pas pulang, aku mampir ke rumah guruku. Seingatku, aku dikasih baju rajut warna merah. Baju itu kupakai pas perpisahan kelas VI, di mana aku mendapatkan juara I. Epik sih kalau diingat-ingat, haha.

Untuk hal-hal lain yang menurutku cukup aplikatif di aku di antaranya:

  1. Membeli tiket konser di calo saat konser sudah mulai 10 menit, karena harganya bisa dipastikan lebih murah.
  2. Googling dan baca review dulu sebelum beli atau check out sesuatu, karena itu memberikanmu gambaran yang up-to-date
  3. Manfaatkan diskon kartu kredit atau kartu debit untuk ritel-ritel tertentu.
  4. Kalau mau hemat Wi‑Fi, jangan lupa manfaatkan Wi‑Fi kafe atau hotel.
  5. Banyak teman, banyak rezeki ini bener banget. Kalau makan bareng, pulang dulu biar gak kebagian bill di akhir, wkwk. Gak recommended sih ini.
  6.  Buat daftar pengeluaran, tentunya mana yang bisa dipangkas dan mana yang tidak. Terus usahakan bayar tagihan selalu di awal, biar cash flow-nya realistis.
  7. Naik sepeda atau jalan kaki untuk mengurangi beban ongkos transportasi.
  8. Bawa minuman di botol, ini basic banget tapi kadang susah, wkwk.
  9. Masak sendiri, ini yang aku belum bisa, hiks. 
  10. Menulis kecil-kecil di buku tulis, wkwk, ini kepikiran aja dah, ini gak ngirit, ini pelit.
  11. Potong rambut sendiri, ini yang sudah aku lakukan sejak kuliah sampai sekarang, atau sejak dulu. Jadi aku udah 15 tahun pengalaman di sini.
  12. Jadi member di toko-toko yang bisa kasih diskon. Ini udah aku lakukan di Gramedia, dan perlu kucoba untuk mal-mal kecil yang berakhiran Mart.
  13. Kurangi makan enak dan mahal. Jadi di sini tuh ada yang namanya law of diminishing returns. Intinya, kalau kamu keseringan makan makanan yang enak, lama-lama akan terbiasa dengan rasa itu. 
  14. Daripada beli baju baru, mending benerin baju yang rusak. Kalau kepaksa beli, tunggu sampai si toko ngasi harga diskon. 
  15. Budayakan thrifting, mau untuk baju, buku, DVD, dlsb.
  16. Bikin daftar kado ulang tahun, dan kalau bisa, do it yourself
  17. Kalau mau pergi-pergi, pelajari tujuan wisata, harga hotel, makanan, transportasi.
  18. Gak usah ikutan membership-membership yang gak jelas, kayak langganan hal yang sebetulnya bisa kamu upayakan sendiri, macam Netflix atau Spotify. Tapi kalau kamu suka banget majalah, kamu bisa berlangganan, karena dengan berlangganan jadi lebih murah. 
  19. Pergi ke negara yang kursnya lebih murah dari Indonesia, misal dicontohin di sini tuh Zimbabwe, Guinea, Iran, São Tomé, dan Vietnam. Nah, pas traveling, jangan beli oleh-oleh deh, wkwk. Banyakin pengalamannya aja.
  20. Cari saudara atau teman di luar negeri. 

Tambahan aku sendiri sih, paling di masa online ini, hindari beli GoFood atau ShopeeFood. Karena harganya bisa berkali-kali lipat dan bikin boncos untuk rakyat pekerja sepertiku. Tapi di dalam tips yang banyak itu, dasarnya tetap milikilah pola hidup hemat. Itu aturan ke nol.

Judul: 123 Anti Kere | Penulis: Inga Laurina Ekha | Penyunting: Gina S. Noer | Penerbit: PlotPoint Publishing [PT Bentang Pustaka] Jakarta | Tahun terbit: 2012 | Jumlah halaman: viii + 136 | Dimensi: 18 cm

Tidak ada komentar:

Posting Komentar