- Memepetkan rak berbahan kayu ke tembok.
- Menaruh kardus di bawah kolong meja yang lembab.
- Serangan rayap ternyata seklandestin itu. Meskipun dari depan terlihat rapi dan baik, eh, koloni rayap kelas pekerja atas perintah ratu rayap berhasil memomotkan buku-buku yang dikiranya snack itu.
Tapi baiklah, kau sudah bisa kuatasi, tapi makan Indomie telor dulu. Dan aku pakai rak kayunya untuk barang-barang lain yang sering kupakai saja. Darimu rayap, aku belajar:
- Kau mengajariku untuk gak hoarding dan impulsif beli buku banyak lagi. Kehilangan ini benar-benar membuka kesadaranku yang lain akan benda-benda yang kusuka juga adalah sementara. No greed, no hoarding.
- Kau mengajariku tentang equality. Rayap tak bisa membedakan mana buku berkualitas, mana yang tidak, mana tulisan top, mana yang cuma 'yapping', mana yang mahal, mana yang murah, mana yang emosional, mana yang biasa saja; baginya, semua kertas adalah sama. Persetan dengan isinya.
- Meskipun kau kecil, lemah, ringkih, tak berdaya, dan bisa kupites dengan mudah, kau punya kemampuan luar biasa meluluhkan benda sekeras kayu.

.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar